Sabtu, 13 Juni 2015

keterangan singkat tentang sagu



Sagu merupakan tanaman yang mempunyai karbohidrat tinggi. Sagu dikanal dengan nama latin Mertoxylon Sp. Sagu dapat dibedakan menjadi 2 kelompok : 1. Sagu berbunga tunggal  2. Sagu berbunga lebih dari satu.
Sagu berbunga satu mempunyai kandungan karbohidrat yang lebih tinggi dari pada yang mempunyai bunga lebih dari satu. Dalam bentuk morfologi sagu mirip dengan kelapa terutama bentuk daunnya yang mempunyai pelepah yang tersusun secara berlapis lapis . panjang daun sekitar 5-7 m dan tinggi pohon 8-17 m , mempunyai diameter lingkaran yang bagian bawah 35-50 cm bahkan bisa mencapai 90-100cm untuk pohon mengecil sampai keatas. Kandungan karbohidrat tertinggi terdapat pada batang bagian bawah.
Ciri-ciri sagu siap panen dapat dilihat ujung pohon bila terlihat kuncup bunga. Di indonesia sagu merupakan makanan pokok dari beberapa daerah di desa seperti papua, dan irian jaya. Unsur utama dari pati sagu adalah oligosakarida. Sagu mengandung karbohidrat amilosa 27% dan amilopektin 73%. Ciri-ciri  sagu yang baik mengandung amilosa lebih tinggi sahingga sagu yang dihasilkan lebih kering, bila sagu mengandung amilosa lebih rendah sifat nya basah.
PROSES PENGOLAHAN TEPUNG SAGU
Sagu siap panen pada usia 5-7 tahun tapi saat panen awal dapat dilihat tumbuh kuncup pada ujung pohon. saat pemanenan batang sagu dipotong potong lebih kurang 1 m kemudian  lakukan perendaman . tujuan perendaman memudahkan pengupasan kulit. setelah dilakukan perendaman ,kulit luar sagu dipotong, tujuan nya untuk untuk memaksimalkan pati yang diperoleh kemudian lakukan perendaman lagi(untuk melembutkan serat sagu). Lakukan pengirisan kemudian di pijak atau di pukul atau di peras agar pati nya keluar. Kemudian lakukan perendaman sampai pati mengendap kemudian lakukan penyaringan dan pengeringan.
ph sagu mengandung 5-5,8 . sifat asam pada sagu disebabkan kandungan air dari pati sagu hampir 68% yang berinteraksi dengan karbohidrat amilosa dan amilopektin . sifat asam timbul karna adanya reaksi air dan karbohidrat tidak seimbang yang menghasilkan Hidrogen yang bebas.